DIAM ITU

Diam itu ketika matahari tergelincir di peraduannya
Diam itu ketika hujan berhenti dan menyisakan hembusan angin
Diam itu ketika lautan kosong tanpa kapal lalu lalang
Diam itu ketika bayangan seseorang melintas tak tertahan…..
Saat matahari kembali datang,
Saat udara menyengat,
Saat air bergemericik,
Saat wujudnya ada di hadapan dan kau hanya bisa memandang………..
bising pekikkan tak karuan dikepala seakan lantang
beradu dengan gemuruh degub suara jantung
merobek logika dan mematahkan lidah,,,,,,,
saat itu kau cuma bisa terdiam sambil termangu
Menyesali kelemahan hati yang kalah oleh nafsu dan hanya bisa sembunyi
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s